Indonesian Afrikaans Albanian Arabic Bulgarian Chinese (Simplified) Chinese (Traditional) Czech Dutch English Estonian Filipino Finnish French German Greek Hindi Hungarian Irish Italian Japanese Korean Latvian Lithuanian Macedonian Malay Maltese Norwegian Persian Polish Portuguese Romanian Russian Serbian Slovak Slovenian Spanish Swahili Swedish Thai Turkish Ukrainian Vietnamese Welsh Yiddish
free counters

Pengunjung

Ada 1 tamu online

Apakah SMKN 1 Telah Menguasai Teknologi Informasi

 

Rekap Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday58
mod_vvisit_counterYesterday100
mod_vvisit_counterThis week241
mod_vvisit_counterThis month1269
mod_vvisit_counterAll155054

SIARAN TV-INDONESIA

 

 

Perda Pendidikan

Obrolan antar anggota

There are logon users.
Chatting users:
Click here to start chat

Live Clock Date

Ringkasan Berita

SUKSES

25-03-2014 | Administrator SIAP TEMPUR DI LKS-PROVINSI 2014   ...
+Read News...

BIOPORI

20-03-2014 | Administrator BIOPORI (Lubang Resapan Biopori) Lubang resapan biopori adalah metode resapan air yang ditujukan untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah. Metode ini dicetuskan...
+Read News...

Kompos

20-03-2014 | Administrator TEKNIK PEMBUATAN KOMPOS Berikut ini cara pembuatan pupuk  yang ramah lingkungan yaitu pupuk kompos yang berasal dari sampah tanam-tanaman.dan sampah rumah tangga  Karena sampah tanam-tanaman dan...
+Read News...

Sekolah Adiwiyata

20-03-2014 | Administrator SEKOLAH ADIWIYATA Sekolah adiwiyata adalah Sekolah yan peduli lingkungan yang sehat, bersih serta lingkungan yang indah. Dengan adanya program adiwiyata diharapkan seluruh masyarakat di sekitar sekola...
+Read News...

SMKN 1 BERHASIL JUARA UMUM LKS

15-03-2014 | Administrator Keberhasilan SMK Negeri 1 Tanjungpinang memperoleh Juara Umum di Tingkat Kota Tanjungpinang, yang di selenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota, menjadi tiket berharga untuk para siswa-si...
+Read News...

Guru ON-LINE

Jumadi,S.PdDelisbeth, S.Pd

Woro.N, M.PdAdministrator Web

Link Lembaga Pendidikan

dikmenjur
Data Pokok
Invest SMK
Kementrian Pendidikan
Padamu Negeri

RADIO ONLINE

 

Selamat datang di Website SMKN 1 Tanjungpinang
SUKSES PDF Cetak Email
Ditulis oleh Administrator   
Selasa, 25 Maret 2014 10:39

SIAP TEMPUR DI LKS-PROVINSI 2014

 

LAST_UPDATED2
 
BIOPORI PDF Cetak Email
Ditulis oleh Administrator   
Kamis, 20 Maret 2014 04:30

BIOPORI (Lubang Resapan Biopori)

Lubang resapan biopori adalah metode resapan air yang ditujukan untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah. Metode ini dicetuskan oleh Dr. Kamir R Brata,[1] salah satu peneliti dari Institut Pertanian Bogor.
Peningkatan daya resap air pada tanah dilakukan dengan membuat lubang pada tanah dan menimbunnya dengan sampah organik untuk menghasilkan kompos. Sampah organik yang ditimbunkan pada lubang ini kemudian dapat menghidupi fauna tanah, yang seterusnya mampu menciptakan pori-pori di dalam tanah. Teknologi sederhana ini kemudian disebut dengan nama biopori.
Selain IPB yang menjadi inventor biopori, berbagai kampus lain kini telah memulai membuat biopori untuk penghijauan.

Manfaat
Biopori memiliki segudang manfaat secara ekologi dan lingkungan, yaitu memperluas bidang penyerapan air, sebagai penanganan limbah organik, dan meningkatkan kesehatan tanah. Selain itu, biopori juga bermanfaat secara arsitektur lanskap karena telah digunakan sebagai pelengkap pertamanan di berbagai rumah mewah dan rumah minimalis yang menerapkan konsep rumah hijau. Biopori kini menjadi pelengkap penerapan kebijakan luas minimum ruang terbuka hijau di perkotaan bersamaan dengan pertanian urban.
Penyerapan air

Biopori mampu meningkatkan daya penyerapan tanah terhadap air sehingga risiko terjadinya penggenangan air (waterlogging) semakin kecil. Keunggulan ini dipercaya bermanfaat sebagai pencegah banjir. Dinding lubang biopori akan membentuk lubang-lubang kecil (pori-pori) yang mampu menyerap air. Sehingga dengan lubang berdiameter 10 cm dan kedalaman 100 cm, dengan perhitungan geometri tabung sederhana akan didapatkan bahwa lubang akan memiliki luas bidang penyerapan sebesar 3,220.13 cm2. Tanpa biopori, area tanah berdiameter 10 cm hanya memiliki luas bidang penyerapan 78 cm persegi.[8] Biopori telah dibuat di berbagai tempat di Jakarta dengan tujuan untuk mengurangi risiko terjadinya genangan air. Selain di Jakarta, biopori juga dibuat di daerah yang tidak memiliki risiko banjir. Biopori tersebut bermanfaat untuk menjaga keberadaan air tanah dan kelestarian mata air.

Namun menurut penelitian oleh LIPI, biopori tidak mampu mencegah banjir, namun efektif dalam menangani genangan air. Dengan dimensi pori-pori yang kecil, maka laju penyerapan air dikatakan relatif lebih lambat dibandingkan dengan debit aliran air ketika terjadi banjir bandang. Inventor biopori, Kamir R Brata sendiri pun mengingatkan bahwa fungsi biopori bukan hanya sebagai penyerap air karena hujan dan genangan air tidak terjadi sepanjang tahun, namun sampah organik dapat menumpuk setiap saat dan itulah yang seharusnya menjadi fokus dari biopori.
Penanganan limbah organik

Biopori juga dapat mengubah sampah organik menjadi kompos. Pengomposan sampah organik mengurangi aktivitas pembakaran sampah yang dapat meningkatkan kandungan gas rumah kaca di atmosfer. Setelah proses pengmposan selesai, kompos ini dapat diambil dari biopori untuk diaplikasikan ke tanaman. Kemudian biopori dapat diisi dengan sampah organik lainnya. Sampah organik yang dapat dikomposkan di dalam biopori diantaranya sampah taman dan kebun (dedaunan dan ranting pohon), sampah dapur (sisa sayuran dan tulang hewan), dan sampah produk dari pulp (kardus dan kertas). Sama seperti proses pengomposan secara umum, rasio C/N menentukan kualitas kompos yang akan didapatkan, sehingga penambahan limbah yang mengandung unsur N tinggi seperti limbah hewani perlu dicermati. Terlalu banyak limbah hewani akan menyebabkan kompos menjadi berbau pada tahap awal pengomposan.
Kesehatan tanah

Biopori juga dapat meningkatkan aktivitas organisme dan mikroorganisme tanah sehingga meningkatkan kesehatan tanah dan perakaran tumbuhan sekitar. Organisme dan mikrorganisme tanah memiliki peran penting dalam ekologi diantaranya sebagai detritivora dan pengikat nitrogen dari atmosfer. Pengikatan nitrogen mampu meningkatkan kadar nitrogen tanah sehingga penggunaan pupuk anorganik urea akan berkurang.

Halaman rumah

Di area rumah, biopori dapat dibuat bahkan di tempat yang tanahnya tertutup semen, seperti di depan garasi mobil. Kawasan hijau di halaman rumah dapat dilengkapi dengan biopori.Penerapan 3R (reduce, reuse, dan recycle) di lingkungan rumah dapat dilakukan dengan biopori. Ketika masih menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Rachmat Witoelar membuat biopori di rumah dinas Menteri Lingkungan Hidup.

LAST_UPDATED2
 
Sekolah Adiwiyata PDF Cetak Email
Ditulis oleh Administrator   
Kamis, 20 Maret 2014 00:49

SEKOLAH ADIWIYATA

Sekolah adiwiyata adalah Sekolah yan peduli lingkungan yang sehat, bersih serta lingkungan yang indah. Dengan adanya program adiwiyata diharapkan seluruh masyarakat di sekitar sekolah agar dapat menyadari bahwa lingkungan yang hijau adalah lingkungan yang sehat bagi kesehatan tubuh kita. ADIWIYATA berasal dari 2 kata sansekerta yaitu ADI dan WIYATA. Adi sendiri mempunyai arti yaitubesar, agung, baik, ideal atau sempurna. Sedangkan Wiyata mempunyai arti tempat dimana seseorang mendapatkan ilmu pengetahuan, norma dan etika. ADIWIYATA artinya tempat yang besar, agung, baik dan indah yang dimana tempat itu digunakan oleh seseorang untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, norma, dan etika.

Tujuan Adiwiyata

 Tujuan Umum

Membentuk sekolah peduli dan berbudaya lingkungan yang mampu berpartisipasi dan melaksanakan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan  bagi kepentingan generasi sekarang maupun yang akan datang

Tujuan Khusus

Mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan melalui tata kelola sekolah yang baik untuk untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

LAST_UPDATED2
Baca selengkapnya...
 
Kompos PDF Cetak Email
Ditulis oleh Administrator   
Kamis, 20 Maret 2014 01:41

TEKNIK PEMBUATAN KOMPOS

Berikut ini cara pembuatan pupuk  yang ramah lingkungan yaitu pupuk kompos yang berasal dari sampah tanam-tanaman.dan sampah rumah tangga  Karena sampah tanam-tanaman dan sampah rumah tangga kalau di biarkan akan menimbulkan penyakit, maka sampah tersebut akan di jadikan Pupuk Kompos yang tadinya sampah sekarangf jadi pupuk.

 Caranya  :

1.        Kumpulkan  500 kg  yang sampah organik

2.        Sampah sampah ini di potong kecil-kecil baik secara manual maupun memakai  mesin pemcacah sampah

3.        Sampah yang terpotong kecil dicampur dedak 1 kg hingga rata ,

4.        Setelah itu masukkan   20 mm EM 4 yang merupakan bakteri Fermentasi dan di campur dengan 20 mm Molase dan air tanah, air tanah mutlak diperlukan karena mempertahan kan mikroba yang diperlukan untuk kesuburan tanaman, campuran bahan kimia tersebut dipercikkan kedalam sampah yang bercampur dedak, kelembaban sampah harus dijaga hingga mencapai 40 % kandungan air.

5.        Setelah selesai sampah di masukkan kedalam tong/karung selama 5 hari dengan kondisi suhu sampah 500° C setelah dua hari kemudian sudah terjadi Fermentasi dan pupuk kompos telah siap di gunakan . Sampah harus terlindung dari hujan dan sengatan matahari jika di taruh dalam ketinggian maksimal 40 cm maka sampah akan berubah jadi pupuk Kompos

LAST_UPDATED2
 
SMKN 1 BERHASIL JUARA UMUM LKS PDF Cetak Email
Ditulis oleh Administrator   
Sabtu, 15 Maret 2014 09:09

Keberhasilan SMK Negeri 1 Tanjungpinang memperoleh Juara Umum di Tingkat Kota Tanjungpinang, yang di selenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota, menjadi tiket berharga untuk para siswa-siswi SMKN 1 Tanjungpinang bertanding di level yang lebih tinggi yaitu LKS-Tingkat Provinsi yang akan di laksanakan di Kabupaten Bintan yang di rencanakan Tanggal 20 April 2014. Cabang Lomba yang di lombakan dan meraih juara 1 yaitu, Bidang Lomba Akuntansi, Pemasaran, Design Grafis, Networking, Webdesign, Animasi dan Software Apllication. Kemenangan ini semoga menjadi langka Awal untuk maju ke tingkat selanjutnya. Semoga Team LKS SMKN 1 Tanjungpinang berhasil mendapat tiket ke Tingkat Nasional yang akan di selenggarakan di Kota Palembang Sumatera Selatan.

LAST_UPDATED2
Baca selengkapnya...
 
<< Mulai < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Halaman 1 dari 19
         

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Tanjungpinang-Kepulauan Riau | Telp.0771-21937,0771-25688 | FAX 0771-25695 | email smkn1_tpiprovkepri@yahoo.co.id | website http://skansa-tpi.net